Soroti Larangan Nonton Persib vs Persija, The Jakmania: Mungkin Memang Tugas Kepolisian Melarang Bukan Mengamankan

  • Gilang Fathu
  • 30/09/2022
  • 14:48
Antusias The Jackmania dalam mendukung Persija Jakarta dalam Laga di Liga 1./Foto: Instagram @infokomjakmania

Cililinku, -Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta selalu dinantikan oleh para pendukung setianya.

Laga dalam Lanjutan Liga 1 musim 2022/2023 ini akan digelar pada Minggu, 2 Oktober 2022 di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

El clasico versi Indonesia ini memang memiliki sejarah rivalitas yang panjang saat dua tim ini bertemu.

Baca Juga: Menilik Program Hengky Kurniawan Dalam Mendukung Pertanian dan UMKM di KBB

Bentrokan antara Bobotoh dan The Jakmania juga hampir selalu terjadi ketika mereka bertemu. Bahkan ada pertumpahan darah hingga melayangnya nyawa manusia.

Maka dari itu Polda Metro Jaya resmi melarang The Jakmania untuk menonton pertandingan Persib vs Persija secara langsung.

Hal ini mendapat sorotan dari pengurus The Jakmania, Ghazy Lutfi karena dianggap tidak adil dan mengecewakan para pendukung Persija.

“Mungkin memang tugas kepolisian itu melarang, bukan mengamankan. Mohon koreksi saya bila salah,” tuturnya seperti dikutip dari laman resmi Persija.

Dia juga menyebut bahwa psywar di media sosial sering terjadi sebelum laga berlangsung bahkan sebelum tiket diperjual belikan.

“Namun masa-masa itu sudah berubah, energi saya sudah tidak sebanyak dulu untuk menanggapi postingan sosial media dari pendukung Persib, kesibukan juga membuat saya memilih untuk mengabaikan berita-berita olahraga di luar Persija sehingga saya tidak tahu banyak kondisi tim lawan,” kata dia.

Ghazy Luthfi juga mengajak The Jakmania dan Bobotoh untuk bersikap lebih dewasa dalam menanggapi Psywar di media sosial tersebut.

Baca Juga: Aksi Unjuk Rasa Ke Persib Bertajuk ‘Sulanjana Calling’ Digelar Besok, Berikut Tuntutannya

Menurutnya hal tersebut tidak akan membuat keuntungan bagi tim kesayangan mereka menang atau membuat tim lawan bermain buruk.

“Memangnya untuk apa menanggapi unggahan yang menghina Persija? Hal-hal itu tidak membuat Persija menjadi lebih lemah dan jelek. Begitu pun sebaliknya, banyaknya hinaan terhadap klub lawan tidak membantu Persija menang dalam pertandingan,” ucapnya.

Tak lupa juga ia mengajak pendukung Persija Jakarta untuk memanjatkan doa agar tim kesayangan mereka bisa menang ketika berlabuh di Bandung.

“Alangkah lebih baiknya kita bersimpuh memohon pada tuhan, menyelipkan frasa doa untuk tim kita Persija Jakarta, agar bisa menang di Bandung tanggal 2 Oktober 2022 nanti, dan puncaknya menjadi juara Liga 1 Indonesia,” Pungkas Luthfi.

Sementara itu, kuota pertandingan antara Maung Bandung melawan Macan Kemayoran pada gelombang satu dan dua sudah habis terjual.

Melansir dari laman resmi Presib, Saat ini, PERSIB tengah memproses e-ticket yang belum terkirim kepada bobotoh yang sudah melakukan pemesanan.

Selanjutnya, setelah mendapatkan e-ticket, bobotoh harus melakukan penukaran dengan gelang penanda di tempat-tempat yang sudah ditentukan.***

Baca Juga: Catat! Ini Syarat Baru Untuk Daftar Jadi Anggota TNI

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2022 cillinku.com