Puskesmas DTP Cililin Menggelar Vaksinasi Perdana di Bulan Puasa

  • Muhammad Akbar
  • 18/04/2021
  • 12:00
Puskesmas DTP Cililin tetap menggelar vaksinasi kepada pelayan publik Desa Cililin pada saat bulan puasa, Sabtu (17/4/2021). (foto: Muhammad Akbar)

Cililinku, Cililin-Puskesmas DTP Cililin tetap menggelar vaksinasi kepada pelayan publik Desa Cililin pada saat bulan puasa, Sabtu (17/4/2021).

Vaksinasi itu digelar di Aula Kantor Desa Cililin Jalan Raya Cililin Desa Cililin Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat.

Odang Sutisna, Kordinator Imunisasi Puskesmas DTP Cililin mengatakan pelaksanaan vaksinasi di bulan puasa sesuai dengan fatwa MUI diperbolehkan.

Baca Juga: Shut Down Telah Rilis, Penampilan BLACKPINK di Single Terbarunya Jadi Sorotan

“Jadi kita melakukan vaksinasi dengan aman, karena sudah ada fatwa MUI nya,” katanya.

(foto: Muhammad Akbar)

Sasaran pada vaksinasi puskesmas hari ini ia menjelaskan yaitu kepada pelayan publik seperti perangkat desa dan tenaga pengajar yang ada di wilayah Desa Cililin.

“Antusias disaat bulan puasa ini tetap bagus, masih banyak yang datang,” ujarnya.

Ia menjelaskan total sasaran pada vaksinasi berjumlah 89 orang, kendati begitu yang lolos screening hanya 87 orang. Vaksin yang digunakan sinovac, yang dipakai hari ini sebanyak 8 vial.

“Selama ini disaat vaksinasi berjalan di bulan puasa masih seperti biasnya pegel-pegel, ada yang mengirim pesan whats app cuma pegel pegel kayanya,” jelasnya.

“Bisa aja satu hari dua hari ada panas, ya itu memang reaksi dari vaksin itu sendiri,” tuturnya.

Ia menjelaskan mungkin perbedaan keluhan dari saat bulan puasa dan bulan biasanya, banyak yang melapor ke Odang efeknya menjadi ngantuk dan laper. “Ya mungkin seperti itu perbedaan keluhannya di bulan puasa ini,” jelasnya sambil tertawa. 

Baca Juga: Streaming SCTV Sinetron Takdir Cinta yang Kupilih Sabtu 17 September 2022, Jangan Terlewatkan

Rohman Dede Hambali, Kadus 3 Desa Cililin ia mengatakan sejauh ini setelah divaksin di bulan puasa ini tidak merasakan efek apa-apa, hanya sekedar pegal pegal saja. “Dengan menunggu 30 menit setelah divaksin tidak terjadi apa-apa, dan ini salah satu tindak lanjut dalam mensukseskan program pemerintah vaksinasi untuk mencegah pemyebaran covid-19,” ujarnya. (pur)

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2022 cillinku.com