Proses Pembangunan Pasar Mekarmukti Memanas, Warga-Pedagang Nyaris Baku Hantam

  • Gilang Fathu
  • 02/04/2021
  • 19:44
Proses sosialisasi kepada para pedagang pasar Mekarmukti memanas. Warga dan pedagang nyaris baku hantam. (foto: Gilang Fathu Romadhan)

Cililinku, Mekarmukti –Proses sosialisasi kepada para pedagang pasar Mekarmukti memanas. Warga dan pedagang nyaris baku hantam.

Peristiwa tersebut terjadi di lokasi pasar Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (2/4/2021).

Memanasnya proses sosialisasi lantara sejumlah pedagang menolak  pembangunan pasar dan pemindahan ke tempat relokasi.

Baca Juga: Inilah Jadwal Rilis Film Mendarat Darurat Lengkap dengan Sinopsisnya, Lagi-lagi Reza Rahadian Selingkuh

Bahkan, diduga pedagang mencabut poster sosialisasi mengenai pembangunan pasar oleh pemdes setempat yang baru saja dipasang.

(foto: Gilang Fathu Romadhan)

Ridwan salah satu pedagang menolak dipindahkan. Disa empat sempat beradu mulut dengan salah satu warga.

“Saya ga mau pindah, beberapa pedagang juga gamau,” kata ridwan.

Warga tersebut sempat cekcok dengan Ridwan karena menanyakan alasan kenapa tidak mau pindah.  Ia juga mengatakan pemdes sudah memberikan himbauan beberapa kali.

“Kemarin kan ada sosialisasi, kenapa tidak datang?,” kata warga itu dengan nada tinggi.

Warga itu pun sempat mendorong pedagang. Beruntung, sejumlah warga lainya melerai agar tidak terjadi baku hantam.

Cekcok antara warga dan pedagang sempat menjadi tontonan para pedagang yang lain.

Baca Juga: Cinta Setelah Cinta Hari Ini Minggu 4 September 2022, Dibuat Pingsan Oleh Billy, Niko Rencanakan Balas Dendam

Menyikapi hal tersebut Dandi Suwandi Tim pelaksana pembangunan pasar sehat Desa Mekarmukti penolakan itu dianggap hal yang wajar. Yang penting, kata dia, sudah melakukan sesuai aturan.

“Alhamdulillah pemerintah Desa sudah melakukan tahapan-tahapan sehingga sudah waktunya sekarang membangun pasar,” tuturnya.

Dandi menyebutkan jika sosialisasi yang dilakukan pada hari Rabu lalu adalah yang terakhir. Untuk mengantisipasi pedagang yang radikal, pemdes bakal berkoordinasi dengan penegak hukum.

“Kita sudah kasih waktu dari tanggal 1 sampai tanggal 7 untuk pedagang merapikan tempatnya masing masing,” Kata Dandi. (pur)

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2022 cillinku.com