Pemprov Jabar Dorong Ekspor Produk UMKM Dengan HACCP

  • Muhammad Akbar
  • 28/09/2021
  • 19:35
instargarm @diskukjabar

Cililinku,-Dikutip dari unggahan instagram @diskukjabar, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi di Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Stastk (BPS) Jawa Barat dari 7,5 juta pelaku UMKM di Jawa Barat memberikan kontribusi yang cukup signifikan baik terhadap ekspor, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Investasi, Senin (28/09/2021).

UMKM memberi sumbangan terhadap ekspor sebesar 14.17 persen, terhadap PDRB sebesar 60 persen, dan terhadap investasi sebesar 58,17 persen. Maka dari itu, Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) terus mendorong hasil UMKM untuk bisa diekspor. Salah atunya dengan menerapkan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point).

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Kusmana Hartadji pada acara talkshow Pentingnya Penerapan Standar Keamanan Pangan pada Produk Pangan Sekaligus Penyerahan Sertifikat HACCP Sesuai SNI/RCP 2011, launching UMKM Juara secara zoom meeting.

Baca Juga: Nonton Streaming Cinta Setelah Cinta Hari Ini Minggu 18 September 2022, Jangan Terlewatkan

“Mungkin masih banyak UMKM yang belum paham apa itu HACCP? HACCP merupakan standar penting bagi UMKM khususnya bidang pangan. Khususnya untuk mengontrol serta menjamin keamanan suatu produk. Ada sertifikasi ini memberikan kepercayaan besar kepada konsumen dan pemerintah,” kata Kusmana.

I Nyoman Susila, Managing Director PT TUV Rheinland Indonesia menjelaskan, HACCP merupakab sistem manajemen keamanan pangan. Untuk menerbitkan standar ini butuh komitmen dari UMKM. Mereka akan melalui proses kurasi produk, pendampingan dan audit dari pemerintah, BSN dan lembaga sertifikasi seperti PT TUV.

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2022 cillinku.com