Miris, 100 Warga RT 02 RW 07 Desa Cililin Kesulitan Air Bersih

  • Muhammad Akbar
  • 04/04/2021
  • 07:00
Warga Kampung Kaum RT 02 RW 07 Desa Cililin mengalami kesulitan air bersih untuk minum dan mandi untuk kebutuhan sehari-hari di wilayahnya. (foto: Muhammad Akbar)

Cililinku, Cililin-Warga Kampung Kaum RT 02 RW 07 Desa Cililin mengalami kesulitan air bersih untuk minum dan mandi untuk kebutuhan sehari-hari di wilayahnya.

Pantauan cililinku.com di wilayah itu terdapat sebuah bak AMD yang berada di Kampung Kaum RT 2 RW 7 Desa Cililin Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (3/4/2021).

(foto: Muhammad Akbar)

Terlihat debit air pada bak AMD itu sangat kecil dan salah satu baknya tidak terisi oleh air sama sekali.

Menurut keterangan warga sekitar, Asep Suhanda bak AMD itu merupakan penampung air yang berasal dari Curug Sawer untuk dipakai beberapa masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.

Asep menjelaskan apabila debit air di bak AMD kecil maka masyarakat sedang kesulitan air.

“Sekitar 100 rumah masih menggunakan sumber air dari AMD itu,” jelasnya.

Ia mengatakan penyebab sumber air kurang adalah banyak pipa yang rusak apabila di musim penghujan seperti ini. Bahkan, da menyebut, ada oknum yang membolongi pipa saluran air di pertengahan jalur pipa lantaran membutuhkan air juga.

(foto: Muhammad Akbar)

Akibatnya, air yang mengalir dari Curug Sawer itu tidak sampai ke bak AMD di Kampung Kaum yang lokasinya ada di atas.

“Disaat musim penghujan aja kita (warga) masih kekurangan air, apalagi disaat musim kemarau,” katanya.

Kejadian seperti ini menurut keterangan Asep sudah terjadi sejak 5 tahun kebelakang.

“Dulu aliran air nya masih bagus, sejak tahun 2000an sudah mulai ada tanda-tanda susah air, namun masih bisa ditangani, kalau pas sekarang sekarang udah mulai susah,” jelasnya.

Asep menjelaskan warga sekitar apabila sedang sulit air seperti ini warga banyak harus turun kebawah untuk meminta air, dikarenakan di pemukiman bawah sudah berasal dari PDAM.

“Dulu sempat dibuatkan di satu titik pengeboran air di masyarakat oleh pemerintah, dikarenakan dana yang kurang membuat pengeboran itu tidak selesai,” tutur Asep.

(foto: Muhammad Akbar)

Ia mengatakan warga suka mengeluh apabila sudah musim penghujan seperti ini, karena air yang susah dan si kualitas air nya pun banyak yang keruh. “Ya mau gimana lagi, kita lagi membutuhkan air ya dipakai saja, tapi warga suka mengakali air tersebut dengan disaring,” katanya.

Harapan Asep dan warga ingin dibuatkan kembali jalur sumber air yang langsung menuju ke Kampung Kaum tidak harus mengalir ke wilayah lain. (pur)

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2024 cillinku.com