Malam Nisfu Sya’ban Jatuh Pada Tanggal Ini, Inilah Tiga Amalan Sunnah yang Dianjurkan

  • Gilang Fathu
  • 15/03/2022
  • 16:34
blue book beside brown wooden stick
Foto: unsplash

Cililinku, -Nisfu Sya’ban seringkali diperingati oleh umat muslim untuk beribadah sepanjang malam.

Dikenal juga sebagai Laylatul Bara’ah yang diperingati setiap tanggal 15 bulan kedelapan dalam kalender islam.

Seluruh umat islam bisa mengerjakan amalan-amalan sunnah seperti shalat sunnah, membaca surah, dan membaca doa.

Baca Juga: Putra Mirip dengan Kekasihnya di Masa Lalu, Dawai Ziarah ke Makam Slamet

Oleh karena itu, nisfu sya’ban sering ditunggu-tunggu oleh para umat islam.

Mengutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), Hilal awal sya’ban 1443 H berhasil terlihat di empat lokasi rukyatul hilal di Indonesia pada tanggal 3 Maret 2022 lalu.

“Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya’ban 1443 H bertepatan dengan Jumat Wage 4 Maret 2022 M (mulai malam Jumat) atas dasar rukyah,” kata KH Sirril Wafa, Plt Ketua Lembaga Falakiyah PBNU

Atas dasar ikhbar tersebut, nisfu sya’ban diperingati pada tanggal 18 Maret 2022.

Pada malam nisfu sya’ban, catatan amal manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT.

Kepercayaan ini diyakini atas dasar hadits Rasulullah ketika menjawab pertanyaan Usamah bin Zaid, “Wahai Rasul, aku tidak melihatmu berpuasa pada suatu bulan, seperti pada bulan Sya’ban.”

“Itu bulan yang dilalaikan manusia antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Aku ingin amalku tidak diangkat kecuali aku sedang berpuasa.” (HR Nasa’i dan Ahmad).

Baca Juga: Machine Gun Kelly Libatkan BMTH dan Lil Wayne dalam Album Barunya Bertajuk ‘Mainstream Sellout’

Sehingga umat islam disunnahkan untuk memperbanyak doa, membaca kalimat syahadat, dan beristigfar.

Berikut adalah amalan sunnah yang dianjurkan di malam nisfu sya’ban.

  1. Memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Pada malam nisfu sya’ban, umat islam dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Karena dimalam tersebut, amalan manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT.

Anjuran ini berdasarkan hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء

Artinya, “(Rahmat) Allah swt turun ke bumi pada malam Nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).” (HR al-Baihaqi).

Baca Juga: Bocoran Ikatan Cinta 15 Maret 2022, Aqiqah Askara Berlangsung Lancar, Michi Ingin Segera Punya Momongan

  1. Membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya.

Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia dan sangat baik dibaca kapan pun dan dimana pun umat islam berada.

Apalagi pada malam nisfu sya’ban, Sayyid Muhammad bin Alawi dalam kitab Ithmi’nânul Qulûb Bidzikri ‘Allâmil Ghuyûb mengatakan:

“Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”

  1. Memperbanyak istighfar

Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah, itulah manusia.

Namun, kendati manusia berdosa, Allah swt senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun.

Karenanya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam Nisfu Sya’ban.

Sayyid Muhammad bin Alawi dalam Ithmi’nânul Qulûb memaparkan, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya”.

“Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan,” sambung Sayyid Alawi.***

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2024 cillinku.com