Jadi Salah Satu Hari yang Mulia Dalam Pandangan Islam, Inilah Kumpulan Doa Hari Rabu

  • Gilang Fathu
  • 09/02/2022
  • 05:00
person holding opened book
Ilustrasi./Foto: Unsplash

Cililinku, -Doa hari Rabu sangat dianjurkan bagi seluruh umat muslim di dunia untuk dibacakan agar mendapat pahala berlimpah, Rabu 9 Februari 2022.

Membaca doa hari Rabu ini merupakan salah satu hari yang mulia dalam pandangan agama Islam.

Doa hari Rabu yang dipanjatkan ini akan memberikan keberkahan kepada para pembacanya. Hal tersebut berdasarkan dari hadits di bawah ini.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 8 Februari 2022, Kelakuan Kocak Al dan Papa Surya Ini Bikin Tensi Darah Andin Turun

أن النبي صلى الله عليه وسلم دعا في مسجد الفتح ثلاثا يوم الاثنين، ويوم الثلاثاء، ويوم الأربعاء، فاستُجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين فعُرِفَ البِشْرُ في وجهه، قال جابر: فلم ينزل بي أمر مهمٌّ غليظ إِلاّ توخَّيْتُ تلك الساعة فأدعو فيها فأعرف الإجابة

Annabaiya shollollahu ‘alaihi wasallam du’a fi masjidil futiha tsalasan yaumaltsnaini wayaumaltsalasa wayaumal arba’ fastujibalahu yaumal arba’in bainasholataini fa’urifalbisyru fi wajha. kola jabir : falam yanzilu bai amri mahma ghalid illa tawakhoitu tilka as-sa’ah fa ad’u fiiha fa’arofu al-ijabah.

Artinya: “Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa tiga kali di Masjid Al Fath, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Ketika hari Rabu, doa beliau dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Jabir mengatakan, ‘Setiap kali ada perkara penting yang berat, maka saya memilih waktu ini untuk berdoa, dan saya mengetahui doa saya dikabulkan.”

Berikut kumpulan doa hari Rabu yang bisa kalian baca untuk menambah amalan:

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ لِبَاسًا, وَ النَّوْمَ سُبَاتًا, وَ النَّهَارَ نُشُوْرًا, لَكَ الْحَمْدُ أَنْ بَعَثْتَنِي مِنْ مَرْقَدِي, وَ لَوْ شِئْتَ جَعَلْتَهُ سَرْمَدًا, حَمْدًا دَائِمًا لاَ يَنْقَطِعُ أَبَدًا, وَ لاَ يُحْصِي لَهُ الْخَلاَئِقُ عَدَدًا

Bismillâhir rahmânir rahîm. Alhamdu lillâhil ladzî ja‘alal laila libâsâ, wan nauma subâtâ, wan nahâra nusyûrâ, lakal hamdu an ba‘atstanî min marqadî, wa lau syita ja‘altahu sarmadâ, hamdan dâîmân lâ yanqathi‘u abadâ, walâ yuhshî lahul khalâ`iqu ‘adadâ.

Artinya, Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang. Segala puji kepunyaan Allah yang telah menjadikan malam sebagai busana, tidur sebagai istirahat dan siang sebagai waktu bertebaran, kepunyaan-Mu segala puji bahwa Engkau telah membangunkanku dari tempat tidurku, dan kalaulah Engkau menghendaki niscaya akan abadi, dengan pujian yang langgeng yang tidak terputus untuk selama-lamanya, dan seluruh makhluk tidak akan bisa menghitungnya.

Baca Juga: Terpaksa Menikahi Tuan Muda 8 Februari 2022, Natasha Terus Dekati Reno, Janin Ana Terancam Karena Takut Dikhianati?

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْخَلَقْتَ فَسَوَّيْتَ, وَ قَدَرْتَ وَ قَضَيْتَ, وَ أَمَتَّ وَ أَحْيَيْتَ, وَ أَمْرَضْتَ وَ شَفَيْتَ, وَ عَافَيْتَ وَ أَبْلَيْتَ, وَ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَيْتَ, وَ عَلَى الْمُلْكِ احْتَوَيْتَ

Allâhumma lakal hamdu an khalaqta fasawwait, wa qadarta wa qadhait, wa amatta wa ahyait, wa amradhta wa syafait, wa ‘âfaita wa ablait, wa ‘alal ‘arsyistawait, wa ‘alal mulkihtawait.

Artinya, Ya Allah, kepunyaan-Mu segala puji bahwa Engkau telah menciptakan lalu menyempurnakan, Engkau putuskan dan Engkau tentukan, Engkau menghidupkan dan Engkau mematikan, Engkau menyakitkan dan Engkau mensehatkan, Engkau ‘afiatkan dan Engkau mendatangkan bala, di atas ‘arasy Engkau bersemayam dan di atas kekuasaan Engkau mengatur.

أَدْعُوْكَ دُعَاءَ مَنْ ضَعُفَتْ وَسِيْلَتُهُ, وَ انْقَطَعَتْ حِيْلَتُهُ, وَ اقْتَرَبَ أَجَلُهُ, وَ تَدَانَى فِي الدُّنْيَا أَمَلُهُ, وَ اشْتَدَّتْ إِلَى رَحْمَتِكَ فَاقَتُهُ, وَ عَظُمَتْ لِتَفْرِيْطِهِ حَسْرَتُهُ, وَ كَثُرَتْ زَلَّتُهُ وَ عَثْرَتُهُ, وَ خَلُصَتْ لِوَجْهِكَ تَوْبَتُهُ, فَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ, وَ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ, وَ ارْزُقْنِي شَفَاعَةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ, وَ لاَ تَحْرِمْنِي صُحْبَتَهُ, إِنَّكَ أَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ

Ad‘ûka du‘â`a man dha‘ufat wasîlatuh, wanqatha‘at hîlatuh, waqtaraba ajaluh, wa tadânâ fid dun-yâ amaluh, wasytaddat ilâ rahmatika fâqatuh, wa ‘azhumat litafrîthihi hasratuh, wa katsurat zallatuhu wa ‘atsratuh, wa khalushat liwajhika taubatuh, fashalli ‘alâ muhammadin khâtamin nabiyyîn, wa ‘alâ ahli baitihith thayyibînath thâhirîn, warzuqnî syafâ‘ata muhammadin shallallâhu ‘alaihi wa ãlih, walâ tahrimnî shuhbatah, innaka anta arhamur râhimîn.

Artinya, Aku memohon kepada-Mu dengan permohonan orang yang lemah perantaranya, yang terputus alasannya dan yang dekat ajalnya, yang rendah di dunia cita-citanya, yang kepada kasih-Mu sangat butuhnya, yang bagi pelewatan batasnya telah besar kerugiannya dan yang banyak ketersandungan dan ketergelincirannya dan yang murni karena wajah-Mu tobatnya, maka curahkanlah shalawât bagi Muhammad penutup para nabi dan kepada keluarganya yang baik lagi suci, dan berilah aku karunia syafa‘at Muhammad saw, dan janganlah Engkau menjauhkanku dari persahabatan dengannya, sungguh Engkau yang maha pengasih dari semua yang mengasihi.

اللَّهُمَّ اقْضِ لِي فِي اْلأَرْبِعَاءِ أَرْبَعًا: اِجْعَلْ قُوَّتِي فِي طَاعَتِكَ, وَ نَشَاطِي فِي عِبَادَتِكَ, وَ رَغْبَتِي فِي ثَوَابِكَ, وَ زُهْدِي فِيْمَا يُوْجِبُ لِي أَلِيْمَ عِقَابِكَ, إِنَّكَ لَطِيْفٌ لِمَا تَشَاءُ

Baca Juga: Ikatan Cinta RCTI 8 Februari 2022, Ricky Datang ke Lapas Untuk Dukung Elsa, Nino: Saya Lebih Berhak Karena Suaminya!

Artinya, Ya Allah, tentukanlah buatku pada hari Rabu ini empat perkara; jadikanlah kekuatanku dalam mematuhi-Mu, aktivitasku dalam pengabdian kepada-Mu, hasratku dalam pahala-Mu dan keenggananku pada segala perkara yang membawa kepada siksa-Mu yang pedih, sesungguhnya Engkau maha halus terhadap apa yang Engkau kehendaki.***

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2024 cillinku.com