Benih Cinta Putra Kepada Dawai Mulai Tumbuh, Cindy Terbakar Api Cemburu

  • Gilang Fathu
  • 11/03/2022
  • 08:00
Tangkapan layar drama 17 Selamanya./WeTV

Cililinku, -Cerita diawali dengan Dawai yang akan segera pergi berangkat ke sekolah dengan semangat.

Dawai ternyata adalah murid pindahan di sekolah tersebut yang membuatnya semakin bersemangat menuju sekolah barunya.

Sesampainya di sekolah, Dawai langsung didatangi oleh Cindy dan gengnya untuk mengambil tugas yang dikerjakan olehnya.

Baca Juga: Kecerobohan Mama Sarah Bikin Nyawa Keysa Terancam, Ricky Datang Tepat Waktu Selamatkan Anak Elsa

Akhirnya jam pelajaran pun dimulai dan Dawai mengikuti kegiatan belajar mengajar itu dengan sangat serius.

Ketika guru menyuruh Dawai untuk menjelaskan apa yang tadi diterangkan oleh guru, Putra seketika kagum kepadanya.

Setelah selesai pembelajaran tersebut, Putra langsung menghampiri Dawai agar bisa lebih kenal dekat.

Bahkan ketika Putra sedang melangsungkan permainan bola basket, pandangannya tak bisa lepas dari Dawai.

Disatu sisi, Dawai yang membuka lokernya untuk mengambil seragamnya namun ternyata didalamnya ada bangkai tikus.

Sehingga ketika dibuka loker tersebut mengeluarkan bau yang sangat busuk membuat murid lainnya lari terbirit-birit.

Saat pulang sekolah, Putra menanyakan alamat rumah Dawai namun ia tak berhasil karena Dawai bersikap cuek.

Baca Juga: Andin Sedih Askara Tak Kunjung Membaik, Al Coba Kuatkan Istrinya

Akan tetapi Putra memiliki buku kesayangan milik Dawai agar bisa mengobrol dengan Dawai disebuah kedai kopi.

Putra menceritakan tentang kisah keluarganya yang orang tuanya berpisah karena suatu hal.

Melihat Putra merasa seperti sedih, Dawai mencoba untuk menguatkannya dengan mengatakan jika ayahnya pasti bukan orang jahat sambil memegang pundaknya.

Sesampainya di rumah, Dawai membuka salah satu buku yang berisikan puisi dari seseorang yang tidak diketahui dimasa lalu.

Ternyata orang tua yang tinggal bersama dengan Dawai adalah adiknya sendiri, namun anehnya Dawai masih tetap muda.

Keesokan harinya, Dawai kembali mengerjakan tugas dari Cindy dan gengnya.

Ketika sedang mengumpulkan tugas, kaki Dawai tersandung oleh kaki Rosa yang sengaja menghalangi Dawai.

Baca Juga: Persib Bandung Terus Bayangi Bali United, Robert Alberts: Kami Tetap di Jalur Juara

Sehingga hal tersebut membuat Dawai terjatuh dan Cindy langsung membantunya namun ia juga memperingatinya agar menjauhi Putra.

Pada malam harinya, Dawai terus melihat buku yang sering dilihatnya ternyata adalah buku milik slamet, kekasihnya di masa lalu.

Dawai mengingat tentang sosok Slamet lima puluh tahun yang lalu yang sempat mengajak Dawai menikah.

Namun ketika sedang asyik berduaan, tiba-tiba ada seseorang yang membawa senjata tajam menunggu diujung gang.***

Trending

Berita Terkini

logo

© Copyright 2024 cillinku.com